Monday, May 07, 2012

Prosotan is the Best

Hari ini ke sekolah VaRo lagi, waktunya daftar ulang. Dan diapun asyik bermain prosotan dengan senyum mengembang :)

Saturday, April 28, 2012

VaRo 1st PG Trial

Sebelum resmi sekolah di PG "Alif" Juli mendatang, hari ini terlebih dahulu dilaksanakan seleksi. Hah..?? PG ada seleksinya..?? Niat bangettt.. :D Hehehe, ternyata menurut informasi dari tetanggaku yang anaknya telah bersekolah di situ, maksud seleksi ini adalah, untuk mengenal lebih jauh pribadi siswa, tujuannya untuk pengelompokan kelas. Oya, satu angkatan ada 20 siswa, di mana akan dibagi menjadi 2, kelompok pertama masuk di hari Senin, Rabu, Jum'at. Dan kelompok kedua masuk di hari Selasa, Kamis, Sabtu. Nhaa.. untuk kebaikan bersama, maka diusahakan 1 kelas itu beraneka ragam pribadinya, supaya terjadi blending yang sempurna.

Bangun pagi, sudah bersemangat mandi dan sarapan. Minta dianter sekolah ama Bapak dan Mama, naik motoy meyah kesayangannya. Aku sudah menarik nafas lega, dan optimis akan berjalan lancar. Hehehe, tak kusangka tak kuduga, sesampainya di sekolah, terjadilah insiden itu. Saat diukur badannya untuk seragam, dia mulai merajuk. Dan ketika kuajak masuk ke ruang bermainnya, mulai deeehh membik-membik, lalu menangis, sambil "ngethapel" erat padaku. Ckckckkckc.. akhirnya kubawa keluar dulu, sambil bermain tebak-tebakan huruf dan angka, main sama Bapaknya, jalan-jalan di sekitar sekolah, sampai emosinya mereda. Baru kuajak masuk lagi.

Usaha kedua terbilang lebih baik daripada pertama. Walaupun tidak mulus-mulus amat, tapi setidaknya ga pake acara menangis. Mulai bermain lego, lalu hewan miniatur, semakin mendekat ke meja wawancara, lalu kubilang, "Adek.. Mau dapet susu itu ndak..??", dan dia jawab "Mau". Sambil berbinar-binar kukatakan, "Klu gitu, adek duduk di kursi itu, di depan ustadzah, biar nanti dapet susu :)". Dan dengan semangat dia pun duduk manis. Alhamdulillah :)

Ngapain aja di kursi terdakwa itu? Yaaa.. main-main aja, inti dari wawancara itu, untuk mengetahui fungsi motorik anak, kemampuan berkomunikasi, dan kepribadian anak. Dan kesimpulan yang bisa kuambil, berdasarkan masukan dari ustadzahnya juga, bahwa "VaRo kurang nyaman berada pada situasi yang FORMAL" Yeeeaaayy.. PR iniiii.. Sharingnya dunk Mom.. :)
Sunday, April 15, 2012

Master PES 2012

Wednesday, April 11, 2012

Bahagiakah Kamu..??

Pertanyaan itu pasti pernah terlintas/ mampir pada kita. Apakah kita bahagia dengan hidup yang sedang dijalani ini..?? Apakah bahagia dengan keadaan saat ini..?? :)

Jika pertanyaan itu menyapaku. Maka dengan haqul yakin akan kukatakan, "Alhamdulillah, aku bahagia, dan aku bersyukur dikaruniai hidup seindah ini, tak sempurna memang, tapi membuatku begitu merasa menjadi makhluk dan wanita paling beruntung di dunia ini"

Dan salah satu alasan kebahagiaanku adalah bocah ini. Dialah warna hidupku, pelangi jiwaku. Tanpanya, hidupku tak kan semenakjubkan ini, Love you so much, my boy :)







Saturday, March 31, 2012

Alergi Cokelat

Hah..?? Siapa alergi cokelat..?? #VaRo.. :)
Whooott..?? Bukannya susunya rasa cokelat..?? Gimana ketahuannya..?? #Hehehhe.. sabarrr.. sabaarrr.. ijinkan aku bernafas dulu.. *masih syok ini* :)

Tes.. Tes.. Tes.. 123.. Jadi begini sodara sodari.. Semenjak anakku tidak nenen lagi, dia memang meminum susu rasa cokelat. Karena dari sekian banyak jenis susu yang kami ajukan ke dia, hanya rasa itulah yang berhasil masuk dengan sukses ke perutnya. Sebuah langkah yang belakangan baru kutahu, bukanlah hal yang bijak untuk memberikan pilihan susu kepada anak (thanks dok.. petuahmu bagai tamparan kurasakan).

Dan semenjak meminum susu itu, secara berkala dia seperti ada semacam jerawat di wajahnya. Pada awalnya sangat banyak, sampai kami bawa ke dokter spesialis kulit, saking tak tega melihatnya. Setelah sembuh, jerawat-jerawat itu hilang timbul, dengan jumlah yang tidak sebanyak pertama kali muncul. Tapi, hampir tak pernah absen muncul, terutama saat kondisi VaRo sedang kurang fit.

Puncaknya adalah ketika VaRo demam dan batpil tempo hari. Karena tak kunjung membaik, dan terdeteksi radang tenggorokan ples demam yang sampe menyentuh angka tertinggi 39.5 dc, akhirnya kami bawa konsul ke dsa langganan, dr. Andy Dharma, Sp.A (smoga ga salah nulis gelarnya) di RSMKW. Setelah diperiksa, dokter menanyakan, ada apa itu di wajah VaRo, kok merah-merah. Dan kamipun menceritakan dengan detail termasuk riwayat sejak awal munculnya si biang kerok. Menurut dokter, kemungkinan besar VaRo alergi cokelat, dan jika kondisinya sedang drop bertemu dengan pemicunya, maka akan semakin memperburuk keadaan alerginya. Istilah kerennya, kumat :)

Solusi yang ditawarkan adalah, ganti susu. Jangan diberikan yang cokelat. Aku, sebagai ibunya mencoba berargumen, kubilang VaRo tak mau minum susu, kalau bukan rasa cokelat. Apa kata dokter..?? Hehehe, Beliau bilang: "Jangan dikasih pilihan, memang terlihat kejam, tapi begitulah pendidikan. Kalau ibu yakin itu yang terbaik untuk anak, just do it."


Plaaakk.. rasanya seperti ditampar pipi ini. Hiks.. maafkan kami, Nak. Kami hanya bermaksud untuk memberikan pilihan supaya kau nyaman, tapi ternyata itu kurang bagus dan bahkan memicumu alergi. Maafkan kami sayang..

Dan mulai detik itu juga, sepulang dari RSMKW, aku bilang ke VaRo, "sayang.. tadi dengar kan kata Oom Dokter..?? Mulai besok, minum susunya yang putih aja yaa, biar ga jerawaten". Dan diapun mengangguk sambil berkata, "Iya, Ma".

Alhamdulillah.. VaRo sangat kooperatif, dan dia ternyata mau meminum susu putih tak berasa itu dengan lahap, dan jerawat alergipun sirna.. :)